Balikpapan – Semakin dekat nya pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 kota balikpapan yang akan di helat 27 November mendatang.
Tahapan demi tahapan telah di lakukan termasuk dengan penyortiran salah satu item penting yakni surat suara.
Komisi Pemilihan Umum kota balikpapan mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk menyambut pilkada 2024.
Sebanyak 543.457 surat suara yang sama seperti data DPT wilayah Balikpapan mulai di sortir dan di lipat. Kegiatan ini melibatkan warga setempat yang bertempat tinggal sekitar gudang KPU yakni jl. Alam sumber, Balikpapan Barat.
Sekitar 90 warga yang berpartisipasi dalam penyortiran dan pelipatan surat suara ini.
Ketua KPU kota balikpapan, Prakoso Yudho Lelono menjelaskan bahwa jumlah surat suara yang di sortir sebanyak 268 box.
“surat suara yang disortir ini sebanyak 268 boks di kalikan 2000 lembar atau 536.000 lembar, 1 boks x 475 lembar atau 475 lembar. Sehingga total keseluruhan 536.475 lembar, ” jelas Yudho”.
Yudho (sapaan akrabnya) menambahkan bahwa estimasi dari penyortiran dan pelipatan yakni 5 – 7 hari mendatang.
“Estimasi dari pelipatan surat suara ini kami targetkan antara 5 sampai dengan 7 hari mendatang terhitung sejak hari ini, “tambahnya”.
Ada nya penyortiran surat suara ini juga untuk melihat serta meminimalisir ada nya surat suara yang mengalami kerusakan seperti robek atau pun berlubang. Adapun surat suara yang mengalami kerusakan tersebut akan di pisahkan guna mencegah adanya trouble dalam penghitungan suara nanti.
Dengan persiapan yang matang kemudian di awasi dengan sangat ketat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota balikpapan berkomitmen dalam menjalankan tahapan pilkada 2024 ini berjalan sesuai standar operasional.
Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan, Agus Sudirman menjelaskan, pengawasan terhadap proses sortir dan lipat surat suara ini menjadi prioritas utama lembaganya.
“Fokus utama dari kami ialah memastikan petugas sortir mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan dan mengikuti prosedurnya dengan cermat,” jelas nya.
Dalam pengawasan ini, Bawaslu kota balikpapan akan menerapkan indikator ketat untuk memastikan kelancaran proses tahapan ini.
Agus menambahkan salah satu perhatian utama adalah terkait kualitas fisik surat suara, di mana terdapat dua kategori surat suara yang menjadi perhatian yaitu surat suara rusak yang tidak bisa digunakan serta surat suara cacat produksi namun masih layak pakai (Ham/Red).













































