Balikpapan – Peningkatan partisipasi aktif dalam pilkada 2024 kota balikpapan kali ini meningkat cukup pesat. Hal ini di karenakan semakin masivnya sosialisasi dari KPU kota balikpapan.
Berkaca di 2020 lalu partisipasi pilkada hanya berada di angka 59%.
Adapun KPU kota balikpapan kali ini berharap pilkada 2024 kota balikpapan yang akan di helat 27 November nanti Ramai peminat.
Hal ini langsung di sampaikan oleh ketua umum KPU kota Balikpapan Prakoso Yudho Lelono saat di temui awak media.
“Kami berharap dalam pilkada 2024 tanggal 27 November nanti yang akan berlangsung di Balikpapan, partisipasi aktifnya di angka 70%,”kata Yudho”
Pihaknya optimis jumlah pemilih di Balikpapan akan meningkat sebanyak 70%. Terlebih dalam pilkada nanti banyaknya daftar pemilih pemula dari kalangan anak muda yang akan pertama kali melaksanakan pilkada nya.
Di 2020 mengalami penurunan pemilih di karenakan beberapa hal terutama karenanya wabah virus covid-19 yang mengharuskan masyarakat agak membatasi aktivitas.
Dia berharap dengan dukungan program dan sosialisasi yang dilaksanakan KPU serta unsur elemen masyarakat mampu meningkatkan partisipasi pemilih. Sebab pemilu yang berkualitas dinilai berdasarkan empat indikator.
Di antaranya tingkat partisipasi, semua tahapan berjalan dengan lancar, minim pelanggaran, dan pilkada kondusif berjalan lancar, aman, dan tertib. Semua itu mendukung pilkada berkualitas.
“Ini merupakan tanggung jawab dari kami yakni mengapresiasi kegiatan silahturahmi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan tokoh-tokoh yang ada di balikpapan,” Ucap Yudho”
Perlu di ketahui semua yang hadir ialah menyatakan deklarasi pilkada yang damai untuk kepentingan masyarakat kota balikpapan.
“Semoga sisa waktu 30 hari ini menuju 27 November nanti berjalan kondusif,” tuturnya. Apalagi kini masa kampanye tersisa waktu tinggal 26 hari lagi. Namun semua tetap damai, stabilitas politik dan keamanan kota terjaga.
Sehingga pada masa tenang 24-26 November, KPU Balikpapan bisa mendistribusikan logistik ke seluruh TPS. Sesuai tempat jumlah, tempat waktu, tempat sasaran, dan tepat guna. Lalu melaksanakan pilkada serentak sesuai rencana.
Yudho mengimbau seluruh masyarakat tetap bijak, meski ada perbedaan pendapat dan pilihan merupakan hal biasa. “Mari mengedepankan gagasan atau program. Perhatian pada kondusifitas, kestabilan dan kelancaran pilkada,” tutupnya.












































