Analisanusantara.com, Balikpapan – Dinamika politik bakal calon Wali Kota Balikpapan mulai menghangat menyusul kemunculan poster dukungan terhadap Abdulloh di berbagai platform media sosial. Menanggapi hal tersebut, politisi senior Partai Golkar yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur ini menyatakan bahwa tahapan pemilihan kepala daerah masih tergolong jauh. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menuntaskan tanggung jawab serta amanah yang telah diberikan oleh masyarakat sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi.
“Untuk saat ini saya hanya akan fokus terlebih dahulu menjalankan amanah dari masyarakat Balikpapan,”Kata Abdulloh.”
Meski namanya mulai santer diperbincangkan dan masuk dalam bursa pencalonan, Abdulloh tidak menutup ruang atau peluang terkait kemungkinan dirinya maju sebagai kontestan. Menurutnya, langkah politik di masa depan akan sangat bergantung pada dinamika dukungan serta tingkat kepercayaan riil dari masyarakat Balikpapan. Ia juga tidak menampik bahwa sejauh ini sudah ada banyak pihak, termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan sejumlah elemen warga, yang secara langsung maupun tidak langsung mendorongnya untuk ikut dalam bursa perebutan kursi pimpinan tertinggi di kota minyak tersebut.
Kendati demikian, politisi yang memiliki basis massa kuat di Balikpapan ini memilih untuk bersikap santai dan tidak ingin terburu-buru menarik kesimpulan politik yang terlalu dini. Rekam jejaknya di kancah legislatif sendiri terbilang matang, di mana ia pernah mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kota Balikpapan selama dua periode sebelum akhirnya melenggang ke DPRD Provinsi Kaltim dengan perolehan suara signifikan pada Pemilu 2024. Bagi Abdulloh, segala bentuk aspirasi maupun dorongan publik merupakan hal yang wajar dalam politik, namun ia memilih untuk tetap berkonsentrasi penuh menjalankan tugas kerjanya saat ini. [Ham].













































