Analisanusantara.com, Balikpapan – Setelah melalui rangkaian pertandingan di Liga 3 nusantata, akhirnya Persiba Balikpapan kembali naik kasta ke Liga 2 Indonesia.
Mulai dari babak penyisihan grup Persiba cukup bermain apik dengan hanya menerima kekalahan sebanyak 1 kali. Sehingga menghantarkan tim berjuluk beruang madu ini melanjutkan perjuangan di babak 6 besar.
Melawan Sumut United di Batakan Persiba Balikpapan berhasil mengalahkan lawan nya dengan skor 2-1. Kemudian di lanjutkan dengan hasil imbang kala bertandang melawan NZR sumbersari di stadion soepriyadi,blitar.
Pada lawatan nya ke kandang Sumut United Persiba harus gigit jari karena di kalahkan tim tuan rumah dengan skor 1-0.
Hal ini lantas tidak menyurutkan semangat bagi tim asuhan coach m nasuha. Supporter fanatik Persiba Balikpapan kembali bisa tersenyum lebar dengan membenamkan musuh nya yakni NZR Sumber sari di stadion Batakan dengan skor 2-1 hal ini juga sudah meletakkan 1 kaki tim Persiba Balikpapan untuk promosi ke Liga 2.
Namun sayang seribu sayang di laga terakhir babak 6 besar Sumut United berhasil mengalahkan NZR sumbersari dengan skor telak yakni 1-5. Sehingga menghantarkan Persiba untuk kembali berjuang di perebutan tempat ke 3 melawan PSGC ciamis yang di selenggarakan pada (27/02/2025), di indomilk stadium, tanggerang.
Ini lah laga hidup dan mati bagi tim Persiba Balikpapan jika ingin naik kasta ke Liga 2. Tampil dengan skuad penuh tim yang berasal dari Balikpapan ini berhasil mencetak gol di menit 75 melalui sontekan Herman Dzumafo effendi yang tak mampu di amankan oleh penjaga gawang PSGC Ciamis yang di kawal oleh octa.
Kemudian, PSGC menyamakan kedudukan di 5 menit terakhir sebelum turun minum melalui penyerang bernama ganjar, sehingga pertandingan harus di lanjutkan melalui perpanjangan waktu.
Persiba Balikpapan kembali unggul melalui lesatan titik putih oleh Herman Dzumafo effendi yang berhasil mengecoh penjaga gawang pengganti dari PSGC Ciamis yakni iyan.
Tak berselang lama PSGC Ciamis kembali menyamakan kedudukan melalui heading yang terukur ke arah pojok gawang dari Persiba Balikpapan. Tak ada tambahan gol hingga babak extra time selesai, harus di lanjutkan dengan babak adu penalti.
Dengan penuh debaran jantung sempat 2 kali tendangan dari pemain Persiba Balikpapan berhasil di tepis oleh penjaga gawang PSGC Ciamis, meskipun tendangan dari 2 pemain Ciamis pun juga melambung tinggi.
Tendangan terakhir di ambil oleh pemain PSGC Ciamis pada kala itu, Havidz fauzan Muzakki yang menjadi penjaga gawang terasa cukup berat punggung nya karena jika berhasil menggagalkan maka Persiba Balikpapan bisa melaju ke Liga 2 musim depan.
Bukan Persiba Balikpapan namanya jika mental terkuras dan menyerah, semangat beruang madu terbukti di saat Havidz Fauzan Muzakki berhasil membaca arah bola dan menepis tendangan dari pemain PSGC ciamis, dan sekaligus menghantarkan Persiba Balikpapan promosi ke Liga 2 musim 2025/2026.












































