Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim telah mencatat bahwa akan ada 291 industri besar dan sedang melalui hasil pemukhtahiran DPA.
Menurut BPS, perusahaan IBS di Kaltimpaling banyak ditemukan di wilayah perkotaan khususnya di Kota Balikpapan (34,02 persen) dan Kota Samarinda (19,24 persen). Namun, perusahaan dengan jumlah yang cukup besar juga ditemukan di wilayah kabupaten khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (11,68 persen) dan Kabupaten Kutai Timur (13,05 persen).
Industri terbesar sejauh ini akan kembali di kuasai oleh pihak manufaktur yang melebih 99 tenaga kerjaNilai akumulasi investasi/modal tetap sejak pendirian pabrik hingga 31 Desember 2022 lebih besar dari 10 miliar rupiah; Omset perusahaan tahun 2022 lebih besar dari 50 miliar rupiah.
Selain itu nilai tambahnya ialah industri-industri ini juga akan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin. (Ham/Red).













































