Balikpapan – Komunitas Kembali Beriman Kota Balikpapan dengan tagline rindu balikpapan yang dulu, menyelenggarakan bedah solusi di grand food center,grand city balikpapan pada Minggu(29/09/2024).
Bedah solusi ini menghadirkan sosok Paslon Walikota dan wakil walikota Balikpapan no urut 3 yakni Muhammad Sabani dan Syukri Wahid.
Di hadiri oleh puluhan masyarakat,acara ini terbuka secara umum bagi siapa saja yang ingin bertanya hingga menyampaikan sebuah aspirasi nya untuk Paslon bahkan membedah visi dan misi dari Paslon Walikota dan wakil walikota Balikpapan.
Membawa tema” Kupas Tuntas Permasalahan Air Balikpapan” di harapkan dapat memberikan sebuah solusi yang konkrit untuk permasalahan tersebut.
Selain itu,dalam acara ini pun juga menghadirkan stand up comedian kota balikpapan yang sekaligus menghibur para tamu undangan dan peserta yang hadir dalam acara ini.
Permasalahan air di kota Balikpapan cukup menjadi permasalahan yang fundamental dan perlu di garis bawahi untuk di selesaikan.Karena bagaimanapun air adalah salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat.
Selain daripada itu, acara ini juga dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui visi dan misi Paslon Walikota dan wakil walikota serta tindakan-tindakan yang akan di lakukan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di kota Balikpapan.
Tak hanya itu,informasi yang di himpun oleh analisa Nusantara bahwa komunitas Kembali Beriman tidak hanya mengadakan ini untuk Paslon no urut 3 tapi bedah solusi ini akan berjalan secara bertahap dan mengundang satu per satu Paslon Walikota dan wakil walikota Balikpapan.
Salah satu undangan yang hadir mengungkapkan bahwa ini adalah hal bagus dalam melihat siapa yang akan menjadi pemimpin di kota Balikpapan dari segi visi-misi hingga solusi.
“Saya rasa ini acara yang bagus untuk melihat visi misi serta solusi untuk permasalahan yang kompleks di kota Balikpapan, dan semoga komunitas Kembali Beriman dapat mengundang Paslon lainnya untuk hadir di bedah solusi ini agar kita dapat menilai secara objektif.”Ungkap Seorang pria yang tak ingin namanya di sebutkan” (Ham/Red).












































