Balikpapan – Dalam memperingati September Hitam kali ini Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Balikpapan memperingati dengan mengadakan acara dialog publik.
Dialog publik ini bertajuk “20 Tahun Berlalu,Apakah Kasus Munir Telah Usai Atau Terlupakan.” Yang di adakan di Cafe sport,Tennis Indoor pada Sabtu(28/09/2024).
Menurut ketua panitia, Ahmad Yoga Pratama mengatakan acara ini di hadiri oleh seluruh kader HMI cabang Balikpapan dan masyarakat umum.
Menghadirkan narasumber yang luar biasa yakni Rinto selaku akademisi,Rizky Usman sebagai aktivis balikpapan dan rafsyan Hassan yang di undang sebagai mantan ketua umum HMI cabang Balikpapan beserta Zulkifli selaku perwakilan dari badko HMI Kaltim-Kaltara, dengan keempat narasumber ini membuat dialog ini menarik sekali dengan penuh edukatif.
Zulfahmi Andriawan selaku ketua umum mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk mengingatkan serta kembali merefleksi pemikiran-pemikiran Munir dan aktivis-aktivis lainnya.
“Ini sebagai bentuk untuk merefleksikan serta menghidupkan kembali pemikiran-pemikiran Munir dan para aktivis lainnya.”Kata Zulfahmi Saat di temui oleh awak media.
Ia menambahkan bahwa ini adalah hal yang penting untuk kita semua dalam meneruskan dan melanjutkan perjuangan Munir dan aktivis lainnya yang telah di hilangkan.
“Black September ini juga sekaligus mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa ada kasus yang belum selesai dan harus di usut tuntas oleh negara.”Tutupnya. (Ham/Red)












































