Analisanusantara.com, Balikpapan – Maraknya pelecehan seksual yang ada di kalimantan timur khususnya di Balikpapan telah menyita perhatian.
Dalam kurun waktu 2024 hingga 2025 terdapat banyak sekali kasus pelecehan yang telah terjadi.
Melihat hal Itu, Ivan selaku kepala bidang Sosial Kesejahteraan Dan masyarakat HMI Badko Kaltim- Kaltara pun mengatakan bahwa sangat di perlukannya tindakan yang tegas dari pihak berwajib dalam penanganan kasus pelecehan seksual agar memberikan efek jera bagi para pelaku.
“Perlu adanya tindakan yang tegas bagi para pelaku pelecehan seksual, agar mendapatkan efek jera dan tidak terulang kembali,” Kata Ivan”
Tak hanya itu ia juga mengungkapkan perlunya pendampingan secara psikologi bagi para korban agar dapat menyembuhkan rasa trauma atas tindakan tak bermoral tersebut.
“Korban dari pelecehan seksual ini akan mengalami trauma yang cukup berat sehingga akan selalu merasa terbayangi, maka dari itu sangat di perlukan pendampingan secara psikologi agar menghilangkan rasa trauma tersebut,” Ungkap nya saat di hubungi melalui telepon oleh pihak analisa Nusantara.
Saat di tanyai perihal tentang penekanan angka pelecehan seksual, dirinya menambahkan bahwa tugas seluruh masyarakat termasuk kami ikut serta dalam pencegahan pelecehan seksual sehingga di harapkan mampu untuk menekan angka pelecehan seksual yang terjadi.
“Tentunya, kita semua wajib turut serta dalam pencegahan pelecehan seksual ini dengan di mulai dengan melakukan edukasi baik ke sesama masyarakat atau pun ke lingkungan pendidikan agar kedepannya tidak ada lagi pelecehan seksual yang terjadi,” Tutup nya. (Ham).












































