Jakarta – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali membuat geger beberapa kalangan masyarakat, hal ini di karenakan layanan internet Starlink akan siap di uji coba pada tahun ini setelah mendapatkan izin yang telah di kantongi di Indonesia.
Informasi dari laman resmi Starlink Jumat(12/04/2024),perlu di ketahui bahwa satelit Starlink merupakan konstelasi satelit pertama dan terbesar di dunia yang menggunakan low Earth orbit untuk memberikan internet broadband. Starlink mengklaim mampu memberikan internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah kepada pengguna di seluruh dunia.
Merujuk pada aturan we Are Social pada Januari 2023, mengenai kecepatan dalam unduhan rata-rata koneksi internet mencapai 17,32 Mbps. Sementara itu,kecepatan unduhan rata-rata koneksi internet tetap mencapai 24,32 Mbps.
Starlink menawarkan internet berkecepatan tinggi dengan bandrol harga Rp 750.000 per bulan belum termasuk perangkat.
“Pendorong ion yang efisien, yang didukung oleh kripton, memungkinkan satelit Starlink untuk mengorbit naik, bermanuver di luar angkasa, dan keluar dari orbit pada akhir masa pakainya,” demikian yang dikutip dari laman resmi Starlink, Jumat.”
Setiap satelit Starlink ini di fasilitasi dengan empat antena phased array yang sangat kuat dan dua antena parabola untuk memberikan peningkatan kapasitas.(Ham/Red).












































