Balikpapan – Dalam beberapa tahun terakhir daftar partisipan atau pemilih yang ada di kota Balikpapan mengalami penurunan bahkan angka dari data tersebut tidak sampai pada angka 60%.
Hal ini lah yang akhirnya membuat KPU kota Balikpapan memasifkan pergerakan edukasi melalui sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat terutama kepada pemilih pemula yang akan pertama kali dapat ikut serta dalam pesta demokrasi daerah 5 tahunan ini.
Dalam kesempatan ini pun sosialisasi di adakan ke sekolah-sekolah terutama SMA/SMK/MAN yang ada di kota Balikpapan salah satunya ialah SMK Negeri 2 yang berlokasi di Balikpapan Utara.
Bertempat di Aula SMK Negeri 2 Balikpapan sosialisasi yang bertemakan “Sosialisasi Pendidikan Politik Pemilih Pemula Dalam Rangka Pilkada Serentak 2024 Di SMA/SMK/MA Negeri Kota Balikpapan.” Ini pun juga menghadirkan 2 narasumber yang berkompeten di bidangnya ialah Farida Asmauanna dari komisioner KPU kota Balikpapan divisi Teknis Dan Penyelenggaraan serta imam Arrywibowo yang berasal dari akademisi sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan bisnis universitas Balikpapan.
Farida Asmauanna selaku komisioner KPU kota Balikpapan Divisi Teknis Dan Penyelenggaraan menyampaikan bahwa sosialisasi pendidikan politik ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bagi kawula muda dan mudi dalam keikutsertaannya di pesta demokrasi kota balikpapan.
“Tujuan dalam pendidikan politik ini pun juga menjadi salah satu landasan dari anak muda dalam menjalankan hak dan kewajiban di pesta demokrasi pilkada 2024 ini. “Kata Farida”.
Farida (sapaan akrabnya) pun tak lupa mengingatkan kepada audience untuk memastikan diri mereka terdaftar secara resmi sebagai pemilih di pilkada 2024 ini.
“Pastikan diri adik-adik sekalian untuk terdaftar menjadi pemilih di pilkada serentak 2024 ini dengan cara mengecek di website KPU. “Tambahnya”.
Kemudian imam Arrywibowo selaku akademisi dan dosen fakultas ekonomi bisnis universitas Balikpapan pun turut menyampaikan materi dalam sosialisasi ini.
Serta mengingatkan kepada seluruh audience yang tergolong anak muda dan pemilih pemula untuk tetap berhati-hati agar tidak terjerumus dalam politik uang atau money politik.
“Diingatkan kepada seluruh adik-adik sekalian untuk tetap berhati-hati agar tidak tergoda bahkan terjerumus dalam money politik yang terkadang selalu di pakai dengan berbagai cara. Bukan hanya dengan uang namun bisa berupa sembako-sembako dengan maksud tertentu.”ungkap imam Arrywibowo. (Ham/Red).












































